Mitras home > Mitras info > Mini library > Current page:
Penyebab dan perantara penularan.
Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus,
yaitu virus rabies yang menyebabkan gangguan pada susunan saraf pusat (SSP).
Vektor yang berperan dalam penularan
penyakit ini adalah anjing dan binatang-binatang liar seperti kera,
kelelawar dsb.
Sesudah masa tunas
/ inkubasi selama 10 hari sampai dengan 7 bulan, orang yang tertular dapat
mengalami / menderita penyakit ini dengan gejala-gejala sebagai berikut :
Pengobatan.
Pengobatan dilakukan dengan memberikan imunisasi
pasif dengan serum anti rabies, dan pengobatan yang
bersifat suportif dan simtomatik. Luka gigitan
dirawat dengan tehnik tertentu dengan tujuan menghilangkan dan menonaktifkan
virus. Immunisasi aktif dengan vaksin anti rabies
sebelum tanda-tanda dan gejala muncul sekaligus merupakan usaha pencegahan bila
ada kecurigaan binatang yang menggigit mengidap rabies.
Pencegahan. Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan anjing atau binatang-binatang liar. Bila sudah terjadi maka binatang tersebut harus diobservasi oleh dokter hewan untuk kemungkinan rabies. Bila binatang tersebut menunjukkan tanda-tanda rabies atau bahkan mati dalam waktu 10 hari maka harus dilakukan pemeriksaan laboratorik terhadap otak binatang tersebut untuk memastikan diagnosa.
Mitras home > Mitras info > Mini library > Current page: