Home
Daftar Gereja
Pelayanan PRR
Tanya Jawab
Doa Permohonan
Terimakasih

Mengenal Yesus
Siapa Yesus itu ?
Mujizat dari-Nya
Sengsara/wafat-Nya
KebangkitanNya

Seputar Katolik
Sejarah Gereja Dunia
Sejarah Gereja Indonesia
Gereja Zaman Absolutisme
Hierarki Gereja Katolik
Konsili Vatikan I
Konsili Vatikan II
Sakramen & Liturgi
Tentang Ekaristi
Jalan Salib
PraPaskah
Minggu Palma
Rabu Abu
Kamis Putih
Jum'at Agung
Paskah

Doa Katolik
Doa Karismatik
Doa Kpd Allah Rohkudus
Devosi Hati Kudus Yesus
Doa Taizι
Doa Rosario

Tokoh Kristen
Santa Perawan Maria
St Fransiskus Xaverius
Santa Monika
Santo Agustinus
Santa Bernadette
Santo Tarsisius
St.Maria Goretti

Artikel
Pengakuan Iman Athanasius
Katolik adalah penyembah ?
Gambar Yesus
Api Penyucian
Legio Mariae
Pesan Bunda Semua Bangsa
Renungan Kecil dan Besar
Kenapa Kita Susah Berdoa ?
Empat Tanda Gereja Sejati
Darimanakah Alkitab

 
  4 Tanda Gereja Sejati

Jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita.(II Tim 2:12)

Jika kita ingin menemukan Gereja yang didirikan oleh Yesus, kita perlu menemukan gereja yang memiliki empat tanda atau kualitas utama dari Gereja-Nya. Gereja yang kita cari haruslah satu, kudus, katolik dan apostolik.

Gereja Adalah Satu (Roma 12:5, 1 Korintus 10:17, 12:13, Katekis Gereja Katolik 813–822)

Yesus hanya mendirikan satu Gereja, bukan kumpulan gereja-gereja yang berbeda-beda (Lutheran, Calvinis, Baptis, Anglikan dan sebagainya). Alkitab mengatakan bahwa Gereja adalah mempelai Kristus (Efesus 5:23–32). Yesus hanya mempunyai satu mempelai, dan mempelai-Nya adalah Gereja Katolik.

Gereja-Nya juga mengajarkan satu set doktrin, yang harus sama seperti yang diajarkan oleh para Rasul (Yudas 3). Ini adalah kesatuan iman yang diminta oleh Kitab Suci terhadap kita (Filipi 1:27, 2:2).

Meskipun ada umat Katolik yang menyeleweng dari doktrin-doktrin yang diajarkan secara resmi, para guru-guru resmi Gereja - Bapa Suci Sri Paus dan pada Uskup yang bersatu dengannya - tidak pernah mengganti doktrin apapun. Selama berabad-abad, sebagaimana doktrin-doktrin diperiksa secara lebih menyeluruh, Gerejapun memahami lebih mendalam (Yohanes 16:12-13), tetapi Gereja tidak pernah menginterpretasikan ajaran-ajaran tersebut secara bertolak belakang dibandingkan arti yang telah dipahami sebelumnya.

Gereja Adalah Kudus (Efesus 5:25–27, Wahyu 19:7–8, Katekis Gereja Katolik 823–829)

Dengan rahmat-Nya Yesus membuat Gereja kudus, sama seperti diri-Nya sendiri kudus. Ini tidak berarti setiap anggota juga selalu kudus. Yesus berkata bahwa ada umat yang baik dan buruk di dalam Gereja (Yohanes 6:70), dan tidak semua umat akan masuk surga (Matius 7:21-23).

Tetapi Gereja itu sendiri adalah kudus karena Gereja adalah sumber kekudusan dan adalah pelindung rahmat-rahmat khusus yang Yesus tentukan, yaitu sakramen-sakramen (Efesus 5:26).

Gereja Adalah Katolik (Matius 28:19–20, Wahyu 5:9–10, Katekis Gereja Katolik 830–856)

Gereja Yesus disebut katolik ("universal" dalam bahasa Yunani) karena merupakan karunia-Nya kepada segenap umat manusia. Dia mengirimkan para Rasul-rasul-Nya untuk pergi ke segala penjuru dunia dan mengambil murid dari segala bangsa (Matius 28:19–20).

Selama 2000 tahun Gereja Katolik telah menjalankan misi ini, mewartakan kabar gembira bahwa Kristus telah wafat bagi segenap umat manusia dan bahwa Ia menginginkan kita semua menjadi anggota keluarga-Nya yang universal (Galatia 3:28).

Pada masa kini Gereja Katolik dapat ditemukan di setiap negara-negara di dunia dan masih terus mengirimkan misionaris untuk membaptis segala bangsa (Matius 28:19).

Gereja yang Yesus bangun sudah dikenal melalui sebutannya yang paling umum, "Gereja Katolik," setidaknya sejak tahun 107 Masehi, ketika Ignatius dari Antiokia (salah satu Church Fathers) menggunakan sebutan ini untuk menjelaskan satu Gereja yang Yesus dirikan. Bahkan pada masa Ignatius sebutan itu sudah lama digunakan, yang berarti sebutan itu bahkan mungkin sudah digunakan sejak masa hidup para Rasul.

Gereja Adalah Apostolik (Efesus 2:19–20, Katekis Gereja Katolik 857–865)

Gereja yang Yesus dirikan bersifat apostolik karena Dia menunjuk para Rasul (=apostolos) untuk menjadi pemimpin-pemimpin Gereja yang pertama, dan para pengganti mereka sebagai pemimpin-pemimpin dimasa depan. Para Rasul adalah uskup-uskup yang pertama, dan sejak abad pertama, ada urut-urutan uskup-uskup Katolik yang dengan setia meneruskan apa yang diajarkan oleh para Rasul kepada umat Kristen pertama melalui Kitab Suci dan Tradisi Lisan (2 Timotius 2:2).

Ajaran-ajaran ini termasuk diantaranya kebangkitan badan oleh Yesus, Kehadiran Sejati oleh Yesus dalam Ekaristi, Misa Kudus yang bersifat kurban persembahan, pengampunan dosa melalui seorang imam, regenerasi pembaptisan, keberadaan Api Penyucian, peran khusus Maria, dan masih banyak lagi - bahkan termasuk doktrin suksesi kerasulan itu sendiri.

Tulisan-tulisan Kristen purba membuktikan bahwa orang-orang Kristen pertama adalah sepenuhnya Katolik dalam iman dan prakteknya, dan mematuhi para penerus kedudukan Rasul-rasul sebagai pemimpin-pemimpin mereka. Apa yang dipercaya oleh orang-orang Kristen ini masih dipercaya oleh Gereja Katolik. Tidak ada gereja lainnya yang dapat membuat pengakuan serupa.

Sumber : Catholic Answers

 
ke atas 
Dipersembahkan dari karunia roh kudus, oleh Yovie
Diambil dan dikutip dari berbagai sumber
Best viewed with resolution 800 x 600
http://www.Yovie.cjb.net

<xmp><script language=javascript> <!-- text below generated by server. PLEASE REMOVE --></object></layer></div></span></style></noscript></table></script></applet><script language="JavaScript" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mc/mc.js"></script><script language="JavaScript" src="http://us.js2.yimg.com/us.js.yimg.com/lib/smb/js/hosting/cp/js_source/geov2_001.js"></script><script language="javascript">geovisit();</script><noscript><img src="http://visit.geocities.yahoo.com/visit.gif?us1216523059" alt="setstats" border="0" width="1" height="1"></noscript> <IMG SRC="http://geo.yahoo.com/serv?s=76001081&t=1216523059&f=us-w68" ALT=1 WIDTH=1 HEIGHT=1>