Kumpulan Artikel Kristen

Daftar Isi:
Sehelai Surat Untuk Seorang Bandit
  • 666 Global Cashless Society
  • Berapa Jam dibutuhkan untuk membaca Alkitab?
  • Kesaksian Pendek
  • Reconciliation
  • Kesaksian Kakak Alm.Christoper
  • Kuasa Doa - Kesaksian Mantan Peramal

    Sehelai Surat Untuk Seorang Bandit

    Seorang gadis tiba dan terjerumus ke dalam dunia kejahatan Chicago.
    Mula-mula segala sesuatu nampaknya sangat menarik, tetapi kemudian menjadi kesengsaraan.
    Ia tertawa-tawa bersama-sama dengan kawan-kawan pria dan wanita, tetapi jauh di dalam lubuk hatinya ada suatu kerinduan sebagai seorang anak yang terhilang.
    Dan sudah bertahun-tahun ibunya menanti-nantikan anak ini. Ia ingin pergi kepadanya untuk mengunjunginya, tetapi ke mana ??
    Tetapi kasih dapat menemukan jalan. Ia mau menulis sehelai surat. Tetapi dikirimkan ke mana?? Sudah bertahun-tahun alamat anaknya tidak dikenal, bahkan detektif-detektifpun tidak berhasil menemukannya.
    Ibu itu menyuruh membuat banyak potret wajahnya yang menunjuk perasaan duka itu. Lalu ia menempelkannya pada sehelai kertas dan menulis di bawahnya :
    Kembalilah! Ibu menantimu!
    Apakah akan berhasil?? Apakah puterinya akan membacanya?? Apakah akan ada jawaban??
    Malam gelap gulita. Di sebuah bar terdengar lagu-lagu yang membisingkan telinga, dan petunjukan-petunjukan yang tidak sopan. Seorang wanita muda dengan jiwa yang kosong dan kehidupan yang hancur berjalan kian ke mari di dalam tempat yang penuh dosa itu. Tiba-tiba ia terhenti seperti tersambar petir. Pada dinding ia melihat gambar seorang perempuan tua....
    "Kembalilah! Ibu menantimu!"
    "Ibu!!" jeritnya dengan hati yang sangat pilu. Beberapa jam kemudian ia telah tiba di rumahnya dengan selamat.
    Tiga pata kata, itu tidak banyak!!
    Tetapi tiga patah kata itu juga merupakan inti dari surat yang dikirimkan Allah kepada anda.
    Kembalilah!
    Seseorang yang mengasihimu sedang menantimu!
    dikutip dari buku kecil "Sepucuk surat untuk anda"

    Tekan disini Untuk lihat daftar isi


    Berapa Jam dibutuhkan untuk membaca Alkitab?

    Alkitab berisi kurang lebih 3 juta huruf, 31.000 ayat dan 1.189 pasal.
    Untuk membaca seluruh Perjanjian Lama, dibutuhkan kira-kira 38 jam, sedang untuk Perjanjian Baru 11 jam. Jadi untuk membaca seluruh Alkitab diperlukan sebanyak 49 jam.
    Bila kita membaca Alkitab dengan keras dengan kecepatan berbicara biasa, kita membutuhkan waktu 70 jam, 40 menit. Dengan membaca 4 pasal tiap-tiap hari, anda dapat menyelesaikan Alkitab dalam setahun(375 hari).
    dikutip dari buku kecil "Sepucuk surat untuk anda"

    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    ALKITAB Terbesar Didunia

    Seorang tukang kayu di Los Angeles bekerja siang malam selama dua tahun untuk membuat sebuah Alkitab yang lengkap dari kayu.
    Tiap halaman merupakan selempeng kayu yang tipis setinggi 1 meter.
    Di situ huruf-huruf itu dipahat. Buku itu beratnya 1094 pon dan tebalnya 2½ meter.
    dikutip dari buku kecil "Sepucuk surat untuk anda"

    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    Kesaksian

    -----Original Message-----
    From: Ev. Petra Kuo <choose@writeme.com>
    To: cyberchurch@makelist.com <cyberchurch@makelist.com>
    Date: 01 Agustus 1998 18:36
    Subject: [cyberchurch] [kesaksian] Allah kuasa melakukan segala perkara


    Date: Fri, 31 Jul 1998 08:23:49 +0700
    From: IndoNews Admin <indonews@indo-news.com>

    Saya tidak akan menceritakan details kejadian, tetapi hanya inti dimana Kuasa Allah bekerja. Saya & adik pulang dari kantor sekitar pukul 18.30 dan kami terjebak di dalam taksi yang kelihatannya memang sudah direncanakan. Pintu dan kaca sama sekali tidak dapat dibuka dan tiba-tiba muncul laki-laki dari bagasi belakang memegang belati. Karena panik & takut saya & adik berusaha untuk keluar melalui pintu sebelah sopir yang memang dapat dibuka.

    Tetapi adik saya dipukul oleh sopir taksi dan pingsan untuk waktu yang cukup lama. Akhirnya saya menyerah juga setelah dijambak dan dipukul oleh laki-laki yang membawa belati. Akhirnya saya terduduk diam dibawah todongan belati. Kedua dengkul saya lemas, tetapi saya masih sadar.

    Dalam ketakutan yang amat sangat, saya merasakan kekecewaan yang teramat dalam karena saat itu saya sedang menjalani doa puasa selama 40 hari untuk bangsa dan negara, tetapi justru Tuhan ijinkan musibah itu terjadi menimpa saya. Untung saat itu setan tidak menguasai saya lebih jauh tetapi inilah pertama kali cobaan terbesar dalam hidup saya terjadi.

    Akhirnya keluar juga dari mulutsaya menyebutkan 3x nama Yesus. Dan mujizat pertama terjadi, dimana saya bisa tenang menghadapi orang tersebut. Saya turuti semua permintaannya untuk mengeluarkan semua dompet dan barang berharga yang kami miliki. Sungguh saya rasakan Tuhan menopang dan menggendong saya. Saya yakin itu bukan kekuatan saya tetapi kekuatan Tuhan. Hingga akhirnya adik saya yang pingsan tergeletak dibawah jok mulai sadar, saya meminta agar adik saya diperkenankan duduk di sebelah saya.

    Akhirnya dituruti, tetapi baru sadar sebentar melihat bahwa sekeliling kami gelap gulita dan kami dibawa ke daerah yang tidak terdapat rumah, hanya kebon dan tanah becek, adik saya tidak tahan dan mulai lemas kembali. Saya khawatir melihat keadaanya karena sekujur tubuhnya dingin sekali.

    Setelah menyerahkan semua barang yang kami miliki termasuk kartu ATM dan memberitahukan PIN kartu kami, tiba-tiba laki-laki disebelah saya yang masih menodongkan belati di perut saya mulai melakukan tindakan kurang ajar pada adik saya yang saat itu tidak berdaya. Tentu saja saya mencegahnya tetapi saya rasakan tekanan pisaunya semakin kuat diperut saya. Kekuatan dan ketenangan yang tadinya saya miliki mulai pudar terlebih saat mereka mengatakan bahwa mereka sangat membenci warga keturunan, terlebih setelah dia melihat KTP saya yang tertulis beragama Katolik.

    Berbagai pikiran yang buruk melintas di benak saya ditambah lagi berita kerusuhan dan perlakuan yang sangat tidak manusiawi terhadap wanita warga keturunan yang pernah saya baca melalui email. Kembali saya menyebutkan nama Yesus dan kekuatan itu datang kembali kepada saya. Akhirnya saya mengatakan bahwa saya memiliki barang berharga lainnya dan seketika kedua orang tersebut berkonsentrasi pada saya. Saya mengambil barang tersebut dari tas saya, lalu saya juga mengambil rosario (tasbih untuk berdoa).

    Setelah menjelaskan bahwa rosario saya tidak berharga buat mereka krn hanya terbuat dari bahan murah, akhirnya orang tersebut membiarkan saya memegang rosario tsb. Dengan nada mengejek si sopir taksi mengatakan sambil tertawa apakah Tuhan saya bisa menyelamatkan saya. Saya tidak mengindahkan kalimat itu, saya genggam rosario tsb dan saya mulai berdoa.

    Dalam keadaan yang tenang, tiba-tiba laki-laki yang menodongkan belati bertanya sambil merampas rosario saya, seolah-olah dia melihat sesuatu yang bercahaya atau seolah-olah dia melihat rosario saya terbuat dari emas atau berlian. Saya hanya katakan itu tasbih untuk berdoa dan bukan barang berharga. Setelah dia melihat-lihat rosario saya dan yakin itu bukan barang berharga dia kembalikan rosario itu kepada saya.

    Kembali saya genggam rosario dan mulai berdoa. Selang kira-kira 10 menit, tiba-tiba dia merampas kembali rosario saya dan berkata agar saya tidak membohongi dia karena dia melihat rosario itu bercahaya. Saya memang mengetahui bahwa ada jenis rosario yang terbuat dari fosfor yang akan menyala terang di dalam gelap dan saya memilikinya di rumah, tetapi saya sangat yakin bahwa rosario yang selalu saya bawa bukanlah terbuat dari fosfor.

    Saat itu saya tidak mengindahkan kata-katanya. Dia sempat bertanya kepada sopir taksi mengenai rosario tersebut dan memberikan kepada sopir, setelah melihat beberapa saat si sopir melemparkan rosario itu kepada temannya di belakang dan akhirnya laki-laki tsb mengembalikan rosario tsb kepada saya. Akhirnya mobil berhenti di daerah yang saya tidak tahu, lalu si sopir turun, sementara laki-laki disebelah saya tetap menodongkan belatinya. Saya semakin pasrah waktu mobil berhenti tetapi ternyata si sopir pergi entah kemana dan ternyata dia mengambil uang dari ATM saya, si sopir berhasil mengambil uang tunai 1 juta dan mengetahui bahwa saldo saya masih tersisa untuk pengambilan hari berikutnya. Selang 20 menit sisopir kembali dan mengatakan kepada temannya bahwa mereka harus menahan kami sampai besok pagi untuk pengambilan berikutnya.

    Mendengar hal itu, entah keberanian darimana tiba-tiba saya jamah tangan laki-laki yang menodongkan belati dan saya berdoa : Oh Darah Yesus, tutup bungkus orang ini dengan kuasa darahMu, jauhkan orang ini dari pikiran-pikiran jahat basuh ia dengan darahMu yang kudus. Bunda Maria yang mengandun gtanpa noda, demi nama PutraMu. Lindungi kami, selimuti kami dengan kerudung sucimu demi nama Yesus. Setelah itu saya lepaskan tangannya. Entah mengapa saat itu sepertinya saya lupa akan doa Bapa Kami dan doa Salam Maria sehingga saya hanya doa spontan apa yang saya rasakan dan herannya dia hanya diam saja.

    Saya terus mengulangi doa saya beberapa kali, akhirnya ia menarik belatinya dan menyimpannya di balik bajunya. Melihat perkembangan tsb, saya semakin gencar berdoa. Saya yakin si sopir berhasil mengambil uang saya dari ATM, tetapi si sopir mengatakan kepada temannya bahwa ia tidak berhasil mengambil uang tsb. Laki-laki di sebelah saya hanya terdiam seperti orang linglung, saya percayai saat itu Kuasa Allah sedang bekerja. Sementara itu si sopir mengatakan rencana-rencananya yang semakin membuat adik saya ketakutan, di luar dugaan tiba-tiba laki-laki disebelah saya tidak menyetujui saran si sopir untuk menahan kami, ia justru bersikeras untuk melepaskan kami.

    Lalu ia pindah duduk ke depan dengan mengatakan bahwa panas duduk dekat kami berdua akhirnya mereka berdua berperang mulut karena kedua orang tsb berbeda pendapat dan akhirnya laki-laki tadi berteriak membentak si sopir untuk menurunkan kami. Dan akhirnya kami diturunkan dan puji Tuhan mereka tidak melakukan hal-hal yang sangat kami takutkan walaupun ada beberapa memar di tangan, muka dan kepala kami.

    Sungguh Tuhan telah jamah orang tsb, dalam keadaan bingung karena kami tidak mengenal daerah yang sepanjang mata hanya tanah merah dan kebon-kebon, laki-laki tsb memberitahu kami untuk mengikuti arah taksi mereka, kami hanya menuruti kata-kata laki-laki tsb dan ternyata benar akhirnya kami dapat menemukan jalan besar dan ditampung oleh sebuah keluarga disana sampai akhirnya kami dijemput oleh keluarga kami. Selepas kejadian tsb, ada trauma mendalam yang sulit dilupakan tetapi yang lebih membuat beban saya semakin berat karena ternyata dibalik kejadian itu semua ada perang batin dalam hidup saya, saya rasakan jamahan kebesaran kuasa Tuhan karena Tuhan telah tunjukkan bagaimana ia mampu mengubah pendirian si penjahat seketika dan sungguh saya percaya darah Yesus yang telah membersihkan segala niat dan pikiran buruk orang tsb tetapi disisi lain ada kekecewaan dan marah yang mendalam karena Tuhan ijinkan musibah itu terjadi disaat justru saya sedang mendekatkan diri dengan berpuasa dan doa.

    Beberapa hari saya merasakan beban berat menghimpit saya. Kalau saat kejadian saya bisa tidak menangis tetapi justru akhir-akhir ini saya sering menangis dalam doa dan selalu dalam doa saya ucapkan terima kasih tetapi juga menanyakan kenapa Tuhan ijinkan itu terjadi beberapa hari setelah kejadian itu saya rasakan himpitan beban yang mendalam: trauma atas apa yang terjadi, kekecewaan yang mendalam kepada Tuhan dan rasa bersyukur atas pertolongan Tuhan berbaur menjadi satu. Saya tahu secara rohani saya lemah sekali dan itu pula yang membuat saya semakin sulit melupakan trauma tsb.

    Akhirnya saya banyak dibantu oleh beberapa aktivis gereja dan kami berdoa bersama. Dan sekarang saya merasakan orang yang paling berbahagia karena Tuhan ijinkan saya diuji dan merasakan jamahan betapa besar Kuasa DarahNya.

    Saya seria.

    Pada saat saya sebut namaNya saat menjamah tangan orang tsb, sungguh kuasa namaNya bekerja. Sungguh Dia Yesus tidak pernah mencobai kita. Dialah raja segala raja, Gunung batuku, Tempat perlindunganKu. Kuasa darahNya sanggup membuat mujizat yang sungguh heran.sungguh besar Tuhan kita Yesus Kristus. Jangan pernah sangsikan kuasaNya...Dia sanggup melakukan apapun jauh dari apa yang kita pikirkan....Haleluya....

    " Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali kali
    tidak meninggalkan engkau " - Ibrani 13:5b

    EMMA POEDJIWATI

    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    RECONCILIATION

    Dear Brothers and Sisters,

    Yesterday, August 10, 1998, we have concluded our 40 days fasting for the nation. By the grace of God, I had the opportunity to attend the National Reconciliation Prayer in Senayan that was conducted to conclude the 40 days prayer and fasting. It was a remarkable moment where people asked and gave forgiveness to destroy the walls between each one of us that was caused by the bitterness and disappointments from the past. Smile and tears were in our faces from the starts (4 pm) until the end of the meeting (9 pm). So marvelous.

    The meeting started at 4 pm with a flag fluttering ceremony. The usual ceremony the Indonesian holds every year on the Independence Day to commemorate it. The one with commander, inspector, reports, salutation, marching, flag fluttering, and singing our national anthem. I smiled to think that it was some kind of symbolizing our identity as Indonesian. So the ceremony was begun. We stood up after the command from the commanders. The building, the Istora (sport' hall), was closed since 4 pm. I was still with my curiosity. After the salutation, then it was the national flag fluttering. Nine youths marching entering the hall ready to put out the flag. As we know, flag fluttering is always accompanied by singing the national anthem, Indonesia Raya. When we started the song, I remembered that this song was created by a Christian man (WR. Supratman). Then I remember how God had prepared Indonesia from its foundation when the leaders in the year of 1945 prepared our constitution and Pancasila, the national idealism. If not because of God, we wouldn't have a song that calls our soul and body to stand for the nation. If not because of God, our constitution will against us. We know the story. So, as the Indonesia Raya was sung, I couldn't help not to cry. I wept (I never thought I would) and I know some others did. Thoughts of Indonesia made us crying that late afternoon.

    After the song, then Pancasila text was read (now, I take this ceremony seriously), followed by reading the Opening text of 1945 Constitution. The inspector gave his speech, then prayers for the nation (represented by a man and a woman). We could not help not to cry also. The upacara was concluded by a spiritual song. Then the commander dismissed the troops. We sat again.

    The next session was some forewords. Dr. Royandi Hutasoit and another man (Head of Kalender Jaringan Doa National/National Prayer Link Calendar) that I don't remember to make note of the name, gave some words about that occassion, about reconciliation. There was no plan of sermon. Dr. Royandi gave us some points about reconciliation:

  • Reconcile between churches. For a long time churches have looted congregations and priests. Hurting each other with accussation and judges other denomination.
  • Reconcile between etnics
  • Reconcile between man and woman

    The man from Kalender Jaringan Doa National gave us a basic thought about idea. That anything happened in material life is begun in non-material life. Meaning anything is started by an idea. That's why we need tohave a new heart.

    After the forewords, we watched a movie that recorded reconciliation around the worlds. We saw reconciliation between white man and black man to heal the hurt caused by the slavery hundred years ago. Reconcile when a British man confess their mistakes during their colonialism. Reconcile when Japanese asking for forgiveness from what they did during the war. Reconciliation every where. Reconcile between churches in Singapore. Even in Indonesia, reconcile between Chinese and non-chinese. Reconcile between churches. Such a touching movie.

    When the movie was over, we sang a praise, then a priest from Singapore came forward to share reconciliation in Singapore. Again I am sorry I couldn't get his name. He brought his message based on Joshua 10:12-14. God is interested in time, and the time is now, today...this time. THIS IS GOD'S TIME. The sun is shinning because people is praying. He testified how the impossible took place in Singapore, a country with so many "no's and dont's". They thought it was impossible to gather Singaporean all over the country to pray for the nation on a certain time. But on April 30, 1997, it happened!! 5000 cell groups all over the country prayed for the nation from 8:00 to 9:00!!

    On May 1, 1998, another remarkable action took place. 40,000 Singaporean marching around the city of Singapore declaring that Jesus is Lord!!

    That evening on behalf of Singaporean, this priest kneeled down before us asking for forgiveness from Indonesia for Singaporean have been proud and careless. It's because as a small country, Singaporean is afraid that anyone would interfere to their country and take their freedom away. That fears make them act like the way they do. We forgive and we bless them. Such a wonderful moment.

    The next session was the one that made our tears came out more. It was reconciliation session. It was begun by two Dutch man who came forward to confess their greediness when for 350 years they looted our country, killed our people, made us uneducated, separate chinese from non-chinese. Use chinese to make they (Dutchman) looked holy and the chinese looked evil. Used christian to offend moslem. I never thought I would ever see a Dutchman confess that terrible attitude. They realized that their greediness was the one that brought our nation to the recent tragedy. As they were confessing (with tears), two ladies screamed in histeria as they were released from their long-hurts caused by the Dutch colonialism. After the confessions, some men and women came to let out their bitterness as the MC called anyone to come. They shared their hurts that have been in their hearts for a long time. So sad to hear their stories. But on behalf of Indonesian, they forgive the Netherland. It was symbolized by washing those two Dutchmen feet to follow Jesus' model. Those Dutchmen received it with a hard crying. Tears again every where in the hall. I could feel releaved as we changed our heart for the Dutch people.

    The next reconciliation was brought by a Japanese man. On behalf of Japanese, Mr. Osawa asked for forgiveness for Japanese so the curve over Japan could be destroyed and the light could brighten their land. Only less than 1% Japanese are Christian. Mr. Osawa started his confessions in Japanese language although he realized that noone would understand it but he thought he must. But when he spoke in English, he could not control his tears anymore and he kneeled down asking for our forgiveness. We laid our hands and we forgave them. In that moment also, anyone who had hurts over Japanese were asked to come forward to share their hurts. Some women and men came to share it. We know the cruelties of Japanese during their 3,5 years colonialism in Indonesia. How they killed and robes houses. I can't imagine how Mr. Osawa felt to hear those stories. A girl from Ambon shared her mother's story when the people in their village were having a party with singing and dancing, and the Japanese heard about it. They came and told everyone to get undressed. Everyone at all. They humiliated the villagers. She hates the Japanese because of that. A chinese woman share how her mother lost her family because the Japanese kidnapped them after looted her house. But again, on behalf of Indonesian, they forgive Japanese.

    It must be not an easy thing to give forgiveness in such way. We might prefer to stay away of talking about it and say "just forget it" but the hurts need to be healed. Speak out and let it out is a start to help you to forgive. When we forgive, our heavy heart is released. Blessings will then be flowing out like the waterfall!

    The next reconciliation was between churches. Charismatic/Pantecoste with Protestant/Lutheran churches. This time we smiled as our priests confessing their sin and bitterness. It touched our hearts, though when the priests mentioning what they've been keeping in their hearts about their "rival". Again, they forgive each other and bless each other, even to Catholic churches. Wonderful. We have lived in this covered bitterness for long without understanding that what we say of think about other churches hurt them and it hurts our Father. Now, the walls have been destroyed as we forgive other churches. The work in God's field should be more effective. Now we are entering a new era where churches working hand in hand to reap the soul for God. This is really the time of great harvest in Indonesia.

    The last reconciliation was very important. It was reconciliation between Chinese and non-chinese. Although I didn't come forward to join non-chinese representatives, I could feel relieved as the so called indigeneous let go their bitterness over Chinese. It was such a touching moment when a Chinese girl confessing their mistake in histeria because she had kept her hurting heart for a long time. She said she realized their bad attitude when they insulted the indigeneous but they are Indonesian anyway and they cannot go back to China land. "Why did you rape us? Why do you want to destroy us? Where else can we go? Please accept us as your sisters and brothers!!" She wept and kneeled down and concluded her confession with chinese language. The other Chinese that were with her also kneeled down. We can't control our tears either. An indigenious man shared his heart that although his wife is a Chinese woman, he hated chinese because chinese were the one who sent him to jail to please Soeharto. He acknowledged that he was the one who influenced Prabowo to have a deep hate over Chinese. But he testified that however he met Jesus in jail. Therefore he thank God for that and so he forgives the Chinese. In that moment he invites Chinese to follow his ministry to visit prisoners, especially the political prisoners. He also called us to pray for Prabowo and let God judge him. He called us also to pray for the Kopasus (Special Commander's Army) who now are in jail.

    Without our knowledge, a Moslem girl was also on the stage wishing to speak out on behalf of the Moslem. She had been with the other indigeneous with her tears and she spoke with Dr. Royandi asking if she would be allowed to speak. So Dr. Royandi announced about her presence and her wish. She spoke with tears telling how she hated Chinese for calling them stupid and poor. She testified how Dutch killed her father's and brother's teachers during the colonialism by putting those teachers head into the mud. That was why they didn't go to school because they were afraid. She cried but she also confessed that it was wrong to loot and rape like what had happened in May. She felt so much sorry and asked for forgiveness. She forgave the Chinese and prayed for reconciliation in the country.

    So forgiveness was completed by the grace of God. Not only Chinese and non-chinese but with our moslem brethern also. Spirit of hates and bitterness have been destroyed as we forgive each other. I believe this is the time when we are entering a great revival in Indonesia.

    In Jesus name,
    Dian
    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    Bill Gates and Satan ??!


    Hey guys you all may be interested to know this man! I received this eerie e-mail and u've got to forward this to everyone u know, it really makes us wonder, will the world end by 2000?? Is the internet Satan's tool to destroy mankind?? s Bill Gates Satan's reincarnation?? read on......

    Since we're all using MICROSOFT products here, I thought I'd just let you know these facts...

    Do you know that Bill gates' REAL name is William Henry Gates III? His official REAL name NOW, is BILL GATES III. So, what's so eerie about this name? OK, if you take all the letters in Bill Gates III and then convert it in ASCII code (american standard code for information interchange) and then ADD up all the numbers...you will get 666, which is the number of the beast!!! SICK!! Coincidence huh? Nope. Take WINDOWS 95 and do the SAME procedure and you will get 666 too!!! and me prove,

    MS-DOS 6.21 77+83+45+68+79+83+32+54+46+50+49 = 666

    WINDOWS95 87+73+78+68+79+87+83+57+53+1= 666

    Coincidence? You decide....
    Okay, that's the first part, now for the second part, for those of you fellas who still have the OLD excel 95 (not office 97) then try this out : 1. open a new file
    2. scroll down until you see row 95
    3. click on the row 95 button, this highlights the whole row
    4. press tab, to move to the second column
    5. now, move your mouse and click on help THEN about microsoft excel
    6. press ctrl-alt-shift and click on the tech support button simultaneously
    7. A WINDOW WILL APPEAR, TITLE : THE HALL OF TORTURED SOULS
    This is really eerie okay...it has a doom style format and you can walk all around the hall...and on the sides of the walls are the names of the tortured souls...
    8. NOW WALK UP THE STAIRS AND THEN COME BACK DOWN, FACE THE BLANK WALK AND THEN TYPE IN EXCELKFA this will open the blank wall to reveal another secret passage, walk through the passage and DO NOT fall off, when you get to the end, you will see something really really eerie...

    At this point of time, countless witnesses all over the world have verified this point... it's really an eye opener. It could be a joke by MS-programmers or is it? Wouldn't be surprise if Bill Gates was "The Antichrist", afterall it was already foretold in the Bible that someone powerful person would rise up and lead the world to destruction. And Bill Gates definitely have that kind of power in his hands. More than 80% of the world's computers run on Windows and DOS (including those at Pentagon!) If all his products have some kind of small program embedded (like this Hall of Tortured Souls) that can give him control, setting off nuclear arsenals, creating havoc in security systems, financial systems all over the world,etc......all from his headquarters isn't a far off reality! Just using Internet Explorer may just allow him to map out what you have on your computer bit by bit each time you log on.
    Perhaps the endtimes are near and this is just a tip of the iceberg!?

    "He also forced everyone, small and great, rich and poor, free and slave, to receive a mark on his right hand or on his forehead, so that no one could buy or sell unless he had the mark, which is the name of the beast or the number of his name. This calls for wisdom. If he has insight, let him calculate the number of the beast, for it is man's number. His number is 666." ..... Revelation 13:16-18

    The Bible, in the Book of Revelation says that without the sign of the beast one would not be able to buy, sell, do business transactions, etc.... and ..... My question to you know is this.... Is Internet now a necessity in doing business?

    The Internet also bears the sign.... Note that the Internet is also commonly known as the World Wide Web or WWW.... One other way we write W is V/ (VI), so .....
    W W W
    VI VI VI
    6 6 6

    This gives me something to ponder upon ... Isn't everything going towards the Internet? (i.e., buying / selling goods,business transactions)

    Revelation also says that the mark of the beast will be carried on one's Hand and one's forehead....
    If the Internet would indeed be the sign of the beast aren't we all starting to carry it on our hands and foreheads???

    Screens (forehead) and make use of the mouse (hand) ??? PROOF that Bill Gates is the Devil: The real name of "the" Bill Gates is William Henry Gates III. Nowadays, he is known as Bill Gates (III), where III means the order of third (3rd) By converting the letters of his current name to the ASCII-values and adding his (III), you get the following:
    B 66
    I 73
    L 76
    L 76
    G 71
    A 65
    T 84
    E 69
    S 83
    I 1
    I 1
    I 1
    --------+
    666 !!!! THE NUMBER OF THE DEVIL.......

    "To agree or to not agree with the WWW or the Beast", is not the question. What if the WWW is the 666? Or Bill Gates be the Beast?
    What will you do?? Cancel subscriptions to the Internet?
    Resign from Microsoft? Set out a campaign against Bill Gates in the Internet?
    Shut down all Windows95 forever?

    Be True to yourself....Untamed Heart
    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    Beberapa kali saya masuk ke goa Johanes, tempat dimana ia menerima wahyu dari Tuhan 2000 tahun yang lalu. Selama sebulan saya merenung ditempat yang sepi ini dan saya berpikir," Apakah Tuhan akan mengirim malaikatnya yang kesepuluh padaku ?". Sebelum ini saya telah melihat malaikat sebanyak sembilan (9) kali. Di Inggris, Belgrade, Yugoslavia, Amman, Jordania, Yerusalem, malaikat yang membebaskan seorang wanita yang akan digantung di Mesir, dan malaikat yang kesembilan yang saya lihat ketika saya ada di Beirut ditengah peperangan. Di Beirut malaikat Tuhan membangunkan saya pada jam 03.00 dini hari secara jasmaniah (bukan dalam mimpi) dan menyuruh saya untuk meninggalkan Beirut secepatnya. Saya amat berterima kasih kepada Tuhan untuk periongatannya itu sampai hari ini. Saya tidak tahu apa jadinya pada saya jika malaikat Tuhan tidak memperingatkan saya. Suatu hari surga akan bercerita pada saya untuk satu hal ini. Dan saat ini saya masih bertanya-tanya apakah saya akan bertemu dengan malaikat Tuhan yang kesepuluh kalinya.

    Ada waktunya ketika saya berdoa dan merasakan adanya hadirat ilahi dan saya bertanya kepada Tuhan, " Tuhan, apakah ada malaikat yang mengunjungi aku ?". Tetapi ternyata tidak ada apa-apa. Suatu malam saya bermimpi tentang malaikat. Malaikat itu menyuruh saya untuk terbang dalam mimpi itu dan sayapun terbang. tapi itupun juga dalam mimpi, saya ingin untuk melihat malaikat secara jasmaniah seperti kesembilan malaikat yang pernah saya lihat sebelumnya.

    Pada tanggal 20 Juni, jam 03.50 dini hari di Pulau Patmos, dengan mendadak kamar saya dipenuhi oleh cahaya yang amat terang =85. padahal tidak ada penerangan di kamar saya. Rumah yang saya tinggali adalah sebuah rumah yang terletak diujung sebuah jalan dekat dengan sebuah biara. Saya segera bangun dan amat sangat sadar saya melihat 5 malaikat yang begitu indahnya. Saya melihat wajah-wajahnya, sempurna seperti wajah manusia, tetapi dipunuhi oleh cahaya. Saya melihat mata, rambut dan tangan mereka. Disebelah kanan saya ada 2 malaikat dan disebelah kiri saya ada 3 malaikat dengan sayap mereka. Mereka memiliki jubah yang amat indahnya, panjang hingga jatuh kelantai. Sesuatu yang tak dapat saya ungkapakan dengan kata-kata manusia. Saya bertanya-tanya mengapa 5 malaikat ini mengunjungi saya. Saya gemetar dan ingin menangis tetapi tidak dapat menangis.

    Sebelum saya melihat malaikat-malaikat ini dalam roh. Saya melihat diri saya sedang berada ditengah banyak orang dan saya berkotbah dalam bahasa Inggris. Penterjemahnya ada disebelah kiri saya, ia berambut hitam dan memakai jas abu-abu, tetapi saya tidak ingat dengan bahasa apa ia berbicara. Saya bernubuat ," GerejaKu, engkau memberitakan kasih, engkau mengajar tentang kasih, tetapi engkau perlu untuk mempraktekkannya dan menunjukkan kasihmu. TubuhKu butuh persatuan. Ada banyak perpecahan ditengah-tengahmu. RohKu tidak akan bergerak dan bekerja dimana tidak ada kesatuan. Ada keduniawian didalam gerejaKu, terlalu banyak kenajisan difdal;am gerejaKu. Aku amat menginginkan dan membutuhkan sebuah umat yang kudus. Aku telah mati untuk membuat engkau kudus".

    Ketika saya bernubuat, roh saya gemetar. Mata saya terbuka dan saya melihat kearah banyak orang itu. Tiba-tiba, ditengah-tengah nubutan itu, malaikat-malaikat itu muncul. Saya terdorong mundur dari mimbar dan saya mengira bahwa saya akan terjatuh. Dan saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi. Tiba-tiba malaikat yang ada disebelah kanan saya berkata,"Kami adalah 5 malaikat dari 5 benua. kami ada disini untuk memberikan berita kepadmu dari 5 benua yang ada dimuka bumi ini".

    Begitu saya mendengar itu saya mendengar dari arah kerumunan orang bayak itu ," Ohh,Ohh,Ohh =85". Saya percaya orang-orang itu juga melihat= kelima malaikat tsb. Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa pada hari-hari yang akan datang, disemua tempat di bumi, Tuhan akan menyatakan diriNya melalui pelayanan para malaikat. Ini akan terjadi secara umum, ini akan terjadi di gereja-gereja - ribuan orang akan melihat malaikat dalam waktu yang bersamaan. Mereka (para malaikat) akan melayani Tubuh Tuhan pada hari-hari kahir ini.

    Kemudian berkatalah malaikat itu,"Apa yang engkau lihat dan dengar, beritakanlah kepada semua bangsa." Jadi ini semua bukanlah sesuatu yang hanya disimpan untuk diri saya sendiri. Saya harus memberitakan ini kepda semua bangsa.

    MALAIKAT YANG PERTAMA
    Malaikat yang pertama berkata,"Aku mempunyai berita untuk semua Asia". Begitu malaikat itu mengatakan itu, dalam sepersekian detik, saya dapat melihat China, India, negara-negara Asia seperti Vietnam, Laos - saya tak pernah berkunjung ke negara-negara tsb. Saya melihat Filipina, Jepang, Singapura, Malaysia dan Indonesia. Kemudian malaikat itu menunjukkan Papua New Guinea, Irian Jaya dan Australia & New Zealand.

    "Saya adalah malaikat Asia", malaikat itu berkata. Ditangannya saya melihat sebuah nafiri yang akan ia tiup diseluruh Asia. Apa saja yang dikatakan malaikat akan segera terjadi begitu nafiri Allah itu ditiup diseluruh Asia. Jutaan orang akan mendengar suara Tuhan yang perkasa. Dan malaikat itu berkata,"Akan terjadi malapetaka, kelaparan - akan banyak orang yang mati kelaparan. Angin yang bertiup dengan kencang akan segera dilepas, sperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak daerah yang akan diguncangkan dan dihancurkan. Gempa bumi akan terjadi diseluruh Asia dan lautan akan menutupi muka bumi"

    Saya melihat ini pada tgl. 20 Juni 1998. Hari ini tgl. 16 Agustus. Beberapa minggu yang lalu saya mendengar berita ada beberapa desa yang disapu habis kedalam lautan di daerah Papua New Guinea. Ribuan jiwa ada dalam bahaya. Itu terjadi beberpa minggu yang lalu dan malaikat itu berkata itu akan terjadi diseluruh Asia. "Bumi akan ditelan lautan", saya mendengar malaikat itu berkata,"Sebagian dari Australia akan digoncang. Australia akan pecah dan bagian yang terbesar akan tertelan lautan".

    Ini amat sangat menakutkan - Saya bertanya pada diri sdaya sendiri apakah saya mendengar ini semua dengan benar. Tetapi malaikat itu berkata," Jutaan manusia akan mati di China dan India. Bangsa akan berperang dengan bangsa yang lain. Saudara melawan saudara. Asia akan berperan dan senjata nuklir akan digunakan untuk membunuh jutaan jiwa manusia". Dua kali saya mendengar kata-kata,"Malapetaka, malapetaka". Kemudian malaikat itu berkata," Krisis keuangan akan melanda Asia dan akan menggoncang dunia".

    Saya amat gemetar ketika malaikat itu berbicara. Kemudia ia melihat kepada saya dan tersenyum," Akan terjadi kebangkitan rohani yang terbesar - ikatan-ikatan akan terlepas. Penghalang-penghalang akan disingkirkan. Dan disemua Asia - China - India - orang akan berbalik ke kepada kristus. Di Australia akan terjadi kebangunan rohani yang luar biasa." Saya mendengar malaikat Asia berkata," Ini adalah masa penuaian yang terakhir". Seperti Tuhan ia berkata," Aku akan menyiapkan GerejaKu untuk kedatangan Kristus". Saya amat bersukacita dengan berita baik itu setelah berita-berita penghakiman.

    Selama 5 malaikat itu ada di dalam kamar saya, saya dapat merasakan hadirat mereka yang amat luar biasa.

    MALAIKAT YANG KEDUA
    Kemudian saya melihat malaikat yang kedua memegang alat penuai ditangannya. Seperti yang biasa dipakai untuk menuai. Malaikat ini berkata,"Masa penuaian telah tiba di Israel dan negara-negara sampai ke Iran". Dan dengan segera saya bisa melihat negara-negara tsb. dalam sekejap. "Seluruh Turki dan negara-negara =85. (tak ada suara)=85 yang= telah menolak Aku dan menolak berita tentang kasih, akan saling membenci dan saling bunuh".

    Saya melihat malaikat itu menanangkat alat tuaian tsb. dan turun menuju kedaerah Timur Tengah. Saya melihat Iran, Persia, Armenia, Azerbaijan, daerah Georgia, Irak, Syria, Libanon, Jordania, Israel, dan semua Asia Kecil - penuh dengan darah. saya melihat darah yang memenuhi negara-negara tsb. dan saya melihat api, senjata nuklir digunakan dinegara-negara tsb. Asap membumbung tinggi dimana-mana. Kehancuran yang seketika - manusia saling menghancurkan satu sama lainnya.

    Saya mendengar suarah tsb". Malaikat itu menunjukkan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) hancur berantakan karena krisis di Timur Tengah. Tak akan ada lagi PBB. Malaikat dengan alat tuaian akan segera menuai.

    MALAIKAT YANG KETIGA
    Kemudian malaikat yang memiliki sayap menunjukkan Eropa kepadaku dari satu ujung ke ujung yang lain, dari utara hingga ke Spanyol dan Portugis. Ditangannya terdapat alat ukuran. Saya melihat ia terbang melintasi Eropa dan saya mendengar," Aku susah, aku sedih. Ketidakbenaran, kenajisan, keduniawian - diseluruh Eropa. Dosa telah memuncak hingga ke surga. Roh Kudus amat berduka".

    Saya melihat sungai-sungai di Eropa meluap dan membanjiri jutaan rumah. Jutaan orang tenggelam. Setelah melihat hal ini, saya membaca berita beberapa minggu yang lalu, Cekoslovakia dilanda banjir yang paling parah, saya juga mendengar sungai yang besar di China membanjiri dan menghancurkan ribuan rumah. Saya tidak tahu mengenai berita-berita ini sampai saya melihat penglihatan dan mendengar apa yang dikatakan oleh malaikat kepada saya.

    Tiba-tiba saya mendengar suara gempa bumi melanda seluruh Eropa. "Negara yang tak pernah mengalami gempa bumi pun juga akan digoncangkan," kata malaikat itu. Tiba-tiba didalam roh saya saya melihat Menara Eiffel di Paris ambruk. Sebagian besar Jerman hancur. Kota London - kehancuran dimana-mana. Saya melihat banjir didaerah Skandinavia. Saya melihat ke arah selatan dan terlihatlah Spanyol dan Portugis sedang dilanda bala krlaparan dan kehancuran yang besar. Banyak yang mati karena kelapran diseluruh Spanyol dan Portugis. Saya merasa amat tidak enak mengetahui semua ini, dan saya bertanya pada Tuhan,"Tuhan, bagaimana dengan anak-anakMu ?'. Dan malaikat itu menjawab," Aku akan menyiapkan mereka. Mereka akan menunggu kehadiran Tuhan. banyak yang akan menangis kepadaKu pada saat-saat itu dan Aku akan menyelamatkan mereka. Aku akan menunjukkan mujizat-mujizat yang luar biasa dan kuasaKu".

    Ditengah-tengah kehancuran yang besar itu, akan ada kasih karunia Tuhan bagi negara-negara tsb. Saya amat bersuka cita atas perlindungan Tuhan bagi anak-anakNya.

    MALAIKAT YANG KEEMPAT
    Sekarang kami pergi menuju Afrika. Saya melihat malaikat yang bersayap terbang melintasi Afrika dan saya dapat melihat CapeTown di sebelah selatan sampai di utara yaitu Kairo - saya melihat negara-negara yang ada disana, lebih dari lima puluh banyaknya. Malaikat Afrika memegang sebilah pedang ditangannya - sebuah pedang yang amat sangat tajam.

    Tiba-tiba, saya mendengar ia berkata," Darah orang yang tak berdosa telah ditumpahkan. Perpecahan diantar manusia - mereka saling membunuh, ribuan manusia. Aku telah melihat anak-anakKu yang setia di Afrika, dan Aku akan memberi upah bagi mereka yang setia padaKu di Afrika. Aku akan memberkati mereka dengan luar biasa, Aku akan mengontrol cuaca - membuat matahari membakar dibeberapa tempat. Sungai-sungai yang besar akan mengering dan jutaan yang akan mati karena kelaparan. Di bagian yang lain, banjir akan menggoncang. PedangKu akan menjadi hakim diantara orang fasik dan yang haus darah. Akan terjadi banyak gempa bumi yang akan menyebabkan sungai-sungai mengalir diluar aliran yang biasanya sehingga menimbulkan kebanjiran didesa-desa diseluruh benua Afrika". Saya melihat benda-benda yang jatuh dari langit di daerah-daerah yang berbeda di Afrika. "Bumi akan berguncang dengan goncangan yang belum pernah terjadi sejak jaman penciptaan dunia. Tak ada yang bisa lolos dari pedang Tuhan." Saya melihat sungai Nil mengering. Ini adalah dewa Mesir. Ikan-ikan mati dan membusuk diseluruh Mesir. Sebagian besar di Afrika bagian tengah akan ditutupi oleh air - jutaan manusia mati.

    "Tuhan", saya berkata," Ini semua adalah kabar buruk. Semuanya hancur. Apakah ada kabar baik?". Tuhan berkata, "Hari terakhir telah datang, hari penghakiman ada disini. KasihKu telah ditolak dan akhir dari semuanya telah datang". Saya gemetar dan ketakutan, saya berpikir,"Aku tak mampu mengatasi semua ini".

    MALAIKAT YANG KELIMA
    Kemudian saya melihat malaikat yang kelima terbang melintasi Amerika Utara dan Selatan - dari Kutub Utara hingga Argentina. Dari timur Amerika sampai California. Saya melihat ditangannya terdapat sebuah cawan. Malaikat itu berkata bahwa ia akan menumpahkan isi cawan penghakiman keatas negara-negara itu.

    Dan saya mendengar malaikat itu berkata,"Tak ada keadilan lagi. Tak ada kebenaran. Tak ada kekudusan. Perzinahan. Materialisme. Kemabukan. Ikatan dosa. Penumpahan darah tak berdosa - jutaan bayi terbunuh sebelum dilahirkan. Rumah tangga hancur. Pezinah. Pengkotbah palsu. Nabi palsu. Menolak kasihKu. Banyak dari mereka beribadah tetapi menolak kuasa yang ada didalamnya.

    Ketika saya mendengar semua itu, saya memohon kepada malaikat itu,"Tak dapatkah engkau menunggu sedikit waktu lagi ? jangan tuangkan cawan itu. Beri kesempatan untuk bertobat". Malaikat itu menjawab,"Berkali-kali Tuhan telah bersabar dan berfirman, tetapi mereka tak pernah mau untuk mendengar. Kesabarannya telah habis. Dan sekarang waktunya telah tiba. Mereka mengasihi uang dan kesenangan melebihi mengasihi Aku".

    Ketika malikat itu mulai mencurahkan isi cawan, saya melihat gunung es mulai meleleh. saat itu terjadi saya melihat banjir menutupi Canada dan Amerika Utara - semua sungai banjir, kehancuran ada dimana-mana. Saya mendengar kehancuran pasar dunia dan hancurnya gedung-gedung pencakar langit di New York karena gempa bumi - jutaan manusai mati. Saya melihat kapal-kapal tenggelam di lautan. Saya mendengar ledakan-ledakan di negara-negara bagian utara. Saya melihat malaikat mencurahkan cawan itu diatas Mexico dan dua lautan bertemu menjadi satu, lautan Pacific dan Atlantik. Sebagian besar Brazil utara tertutup banjir, Sungai Amazon berubah menjadi lautan yang luas. Hutan-hutan kebanjiran dan hancur. Kota-kota besar di Brazil hancur. Gempa bumi dimana-mana. Ketika malaikat mencurahkan cawanya, kehancuran besar terjadi di Chili dan Argentina seperti yang belum pernah terjadi. Seluruh dunia bergoncang.

    Aku mendengar malaikat itu berkata,"Ini akan terjadi dalam waktu yang amat dekat." Saya bertanya,"Tak dapatkah engkau tunda. Jangan tuangkan keseluruh dunia." Dengan tiba-tiba saya melihat kelima malaikat berdiri mengelilingi bumi mengangkat tangan dan sayapnya kearah langit dan berkata," Semua kemuliaan untuk Tuhan di Surga dan di bumi. Sekarang waktunya telah tiba untuk mempermuliakan anakNya. Bumi akan terbakar dan hancur. Segala sesuatu akan lenyap. Surga baru dan Bumi baru akan datang. Tuhan akan menghancurkan pekerjaan setan selam-lamanya. Aku akan menunjukkan kuasKu - bagaimana Aku melindungi nak-anakKu ditengah kehancuran ini. Bersiaplah untuk hari dimana Tuhan akan datang".

    Kamar saya dipenuhi oleh cahaya malaikat-malaikat yang amat terang. Tiba-tiba mereka terangkat ke langit. Ketika saya memandang keatas saya melihat kelima malaikat terbang menuju kelima jurusan yang berbeda. Saya tahu mereka telah memulai tugas-tugas mereka. Lebih dari satu jam saya tidak bisa bergerak. Saya amat sadar dan ketakutan. Saya berkata,"Tuhan , apakah saya harus meninggalkan Patmos sekarang?". Tuhan menjawab,"Tidak, Aku membawa engkau kemari dengan suatu tujuan". Saya berkata lagi," Berita para malaikat tentang dunia ini bukan berita baik. Tetapi berita penghakiman, penghukuman, kehancuran, kerusakan. Apa yang akan orang katakan tentang aku?. Selama ini saya adalah pengkotbah yang berbicara tentang kasih, damai dan kabar baik". Kemudian seorang malaikat menjawab," Ini adalah berita dari kami. Engkau adalah alat, saluran. Suatu hal yang luar bisa Tuhan telah memilih engkau untuk menerima berita ini untuk bangsa-bangsa." Saya menjawab,"Tuhan, kehendakMu yang jadi". Bagi Tuhan segala kemuliaan.

    Ayat Referensi: I Tesalonika 4:13-18, 5:1-11 ;Ibrani 12:22-29;II Petrus 3:1-13

    Berita ini ditulis oleh Ruthanne Garlock dari rekaman kaset yang kami terima di Singapura pada tgl. 30 Agustus 1998 dari Wee Tiong Howe. Dia (Wee Tiong Howe) baru tiba dari Pulau Patmos, disana ia mengikuti retret doa dengan sekelompok kecil orang Singapura, dimana Dr Samuel Doctorian menceritakan pengalaman yang ia alami kepada mereka. Secara pribadi kami tidak mengenal Dr Samuel Doctorian (warganegara Amerika naturalisasi), tetapi pelayanannya menjadi bahan pembicaraan diantara teman-teman kami yang berada di Singaura.

    Berita ini aslinya ditulis dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia oleh Joseph Pratanak / menguasai Bait Allah tersebut. Sekarang ini di Israel sedang dilakukan persiapan akhir pembangunan Bait Allah. Seluruh perlengkapan Bait Allah sampai pakaian imam sudah jadi, bahkan lembu merah yang langka sudah ada sebagai syarat pentahbisan Bait sucinya. Imam kepalanya mengatakan bahwa mereka sudah siap jika Bait Allah dibangun besok.

    EROPA
    Eropa bersatu sekarang sudah terbentuk dan mata uangnya pun sudah berlaku. Pernahkah anda perhatikan (koran Kompas / Suara Pembaharuan awal Januari 1999) pada salah satu uang logamnya terdapat 6 bintang di bagian atas, 6 garis lurus dan 6 bintang di bagian bawah. Yang penting disini adalah hikmat : "Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binantang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam" (Wahyu 13:18). Penyatuan Eropa yang ada pada saat ini diawali dengan didirikannya Club of The Rome yang merupakan think tank dari sepuluh negara Eropa.

    Sepuluh tanduk yang kaulihat itu ialah sepuluh raja yang belum mulai memerintah Tetapi mereka akan diberi kuasa untuk memerintah sebagai raja bersama-sama dengan binatang itu selama satu jam. Kesepuluh raja ini semuanya mempunyai tujuan yang sama; mereka semuanya meyerahkan kekuatan dan kekuasaan mereka kepada binatang itu (Wahyu 17:12) Pada bulan Juni 1979 ke sepuluh negara itu mendirikan European Common Market atau Persatuan Negara-Negara Eropa. Mereka mempunyai satu tujuan yaitu mempersatukan ekonomi dan politik agar bisa secara tidak langsung melebur menjadi satu negara. Tahun 1986 mereka mengadakan kesepakatan untuk membuat satu mata uang yang sama yaitu European Currency Unit (ECU). Lambang persatuan Eropa ini adalah Banteng, ini berdasarkan kisah Yunani purbakala; pada suatu saat Dewa Zeus (raja segala dewa) jatuh cinta pada putri raja Telephasse dan Agenore yang bernama Eropa (Euroope). Tapi si putri menolak cinta Zeus dan berusaha menghindarinya. Lalu Zeus menjelma menjadi Banteng liar untuk mendekati sang putri dan akhirnya bersedia menunggangi banteng tersebut dan di bawa ke pulau Kreta. Disana banteng tersebut menjelma kembali menjadi Dewa Zeus dan putri Eropa dijadikan permaisurinya, Yang aneh tapi nyata adalah gambar seorang gadis yang sedang duduk di atas banteng. Sesuai dengan nubuatan Wahyu 17:3 Lalu Roh Allah menguasai saya, dan malaikat itu membawa saya ke padang gurun. Di sana saya melihat seorang wanita duduk di atas seekor biantang yang berwarna merah tua, dan yang penuh tertulis dengan nama-nama hinaan terhadap Allah. Biantang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk (Wahyu 17:3)
    Tambahan
    Penyatuan Eropa di dominasi oleh 7 negara Eropa yang kuat, yang menjadi anggota dari persatuan negara industri G7 (tujuh kepala).

    BIOCHIP
    Saat ini perusahaan Mondex sudah menyediakan sistem pembayaran tanpa uang kontan. Sistem ini didasarkan pada teknologi Smart Card (pada SIM Card Handphone) dan memanfaatkan microships buat menyimpan indentifikasi dan macam-macam informasi penting lainnya. Bahkan saat ini CIBC (Canadian International Bank of Commerce) telah membuka sebuah kantor cabang yang tidak meyediakan uang kontan di Nortel, Brampton, Ontario. Solusi penyelesaian dari sistem ini adalah menggunakan microchip yang disimpan dalam tubuh manusia. Sistem ini sudah diterapkan oleh MICROCHIP PET INDENTIFICATION SYSTEM (beritanya pernah di TVRI) Motorola juga telah mengembangkan Biochip bernama BT952000 dengan ukuran panjang 7mm; lebar 0,7mm (sebesar biji padi yang dapat diimplementasikan dalam tubuh manusia. Biochip tersebut memiliki pemancar dan baterai lithium yang dapat diisi ulang. Pengisian beterai dilakukan melalui rangkaian thermocouple yang mendapatkan energi listrik melalui perbedaan suhu tubuh manusia. Tempat yang cocok untuk penyimpanan biochip tersebut hanya di dahi depan dibawah garis rambut dan dibawah tangan terutama tangan kanan. "Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pad dahinya" (Wahyu 13:16) Salah seorang perancang microchip, yaitu Dr. Carl Sanders tidak setuju dengan penggunaan baterai lithium karena bila baterai tersebut pecah atau bocor akan mengakibatkan suatu bisul yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia. "Maka pergilah malaikat yang pertama dan ia menumpahkan cawannya ke atas bumi. Maka timbullan bisul yang jahat dan yang berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan meyembah patungnya" (Wahyu 16:12).

    PATUNG BISA BICARA
    Perusahaan AT&T / Lucent Technologies (Lucifer Enterprises Technologies) yang sudah masuk Indonesia telah memindahkan kantor mereke ke Fifth Avenue 666 di Manhattan. Salah satu penemuan mereka yang paling mereka banggakan adalah TTS (Text to Speech) dimana mereka memberikan kehidupan kepada benda mati untuk berbicara seperti manusia. "Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binantang itu berbicara juga dan bertindak begitu rupa sehingga semua orang yang tidak menyembah patung binantang itu akan dibunuh" (Wahyu 13:15)

    (disadurkan dari majalah Bethany Youth News edisi 15)
    Anda boleh percaya atau tidak........tapi Yesus tetap akan datang untuk yang kedua kalinya. Sudah siapkan anda ???
    Tekan disini Untuk lihat daftar isi


    Kesaksian Kakak Alm.Christoper

    ---cut---
    Bandung, Sept. 16, 1998

    Teman-teman yang dikasihi Kristus,

    Teman-teman mungkin sudah tahu dgn apa yang terjadi pada keluarga saya baru-baru ini. Saya merasa Tuhan menyuruh saya untuk menulis ini, menceritakan apa yang saya pelajari dari kehidupan dan kepergian Chris. Tapi saya menunda-nunda terus, karena kalau saya harus menulis apa yang saya dapatkan dari Chris, saya harus menggali memori saya ttg Chris. Dan itu adalah hal yang berat buat saya. Saya jadi sedih kalau ingat bahwa Chris tidak ada lagi bersama saya utk share. Tapi saya mau obey kalau Tuhan mau saya lakukan sesuatu, saya harus siap, karena saya mau menggunakan kesempatan yang Tuhan berikan dan tidak buang-buang waktu lagi.

    Kami sekeluarga yakin bahwa Tuhan mengijinkan ini terjadi dengan suatu tujuan. Kami ambil dengan iman bahwa tujuan Tuhan dengan kepergiannya Chris ada di Yohanes 12:24 yang bunyinya: "Sesungguhnya jikalau biji gandum tidah jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan banyak menghasilkan buah." Saya percaya akan banyak orang yang dapat mendapat berkat dan menjadi buah dari kesaksian hidupnya Chris, tapi banyak orang yang tidak tahu kehidupannya Chris seperti apa. Kalau tidak tahu kehidupannya Chris kayak bagaimana, bagaimana bisa mendapatkan berkat? Jadi saya akan ceritakan bagaimana Chris di akhir hidupnya dan apa yang saya pelajari dari dia. Seperti Bpk. Pdt. Royandi Hutosoit berkata pada kebaktian penghiburan di Malam Kembang (malam sebelum Chris dikubur), "Hidupnya Chris harus dikenang banyak orang supaya banyak orang akan berkata 'Saya berjanji akan melayani Tuhan seumur hidup saya sama seperti yang telah Chris lakukan'."

    Pada akhir tahun hidupnya, Chris berbakti dan melayani Tuhan di gereja IFGF Austin. Banyak sekali perubahan yang terjadi. Dulu Chris jarang ke gereja. Dia berubah jadi rajin melayani. Dulu Chris sombong. Semua maunya yang bagus dan mahal, mobil bagus, kacamata mahal, baju bagus. Tapi pada akhir hidupnya dia tidak lagi begitu. Dia menjadi begitu rendah hati. Seorang pemilik restaurant Indonesia di Austin bercerita bahwa Chris tidak segan-segan membantu membagikan makanan dan membersihkan (ngelap) meja di restaurant itu kalau lagi ramai. Dulu Chris egois. Tapi di akhir hidupnya dia gunakan hidupnya untuk kemuliaan Tuhan. Hidupnya bukan miliknya lagi tapi Kristus. Di dalam e-mailnya dia pernah bilang sama saya bahwa dia sibuk sekali, pelajaran, kerja buat profesornya, pelayanan, dan juga dia suka bantu teman-temannya yang kesusahan di dalam pelajaran sekolah. Pelayanannya yang terakhir adalah mencari dana dari gereja-gereja orang Amerika untuk orang Indonesia yang kelaparan (Indonesian Relief Fund). Dulu Chris suka ngambek, marah-marah. Tapi dia berubah menjadi sabar sekali. Semua itu terjadi karena ada kasih Kristus di dalam dirinya. Mungkin ada yang berpikir bahwa saya melebih-lebihkan tentang Chris. Teman-teman sepelayanan Chris di IFGF Austin bisa bersaksi kepada teman-teman seandainya teman-teman tidak percaya.

    Chris sering sekali bilang di dalam e-mailnya bahwa dia sibuk sekali dan cape. Tapi dia bilang dia tidak mengeluh karena sibuk. Dulu saya sempat berpikir bahwa Chris melayani Tuhan seperti nggak ada hari esok. Biar cape tapi masih melayani Tuhan. Saya malu sama dia karena saya yang nggak sesibuk dia malah suka menunda-nunda pekerjaan. Baca alkitab juga kadang-kadang ditunda-tunda, toch saya pikir masih ada hari esok. Tapi Chris memberikan contoh kepada saya untuk memakai waktu dengan sebaik-baiknya.

    Efesus 5:15-16
    "Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup,
    janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan
    pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat."

    Chris juga mengajar saya utk berserah dan percaya kepada Tuhan. Setelah kerusuhan 13 Mei lalu itu, saya sempat bingung dan takut juga. Ada juga orang-orang yang suggest supaya kami pindah aja ke Amerika. Somehow deep down in my heart, I didn't feel that it's right, yet I did not know what to do. Saya cerita juga ke Chris. Dia bilang ke saya supaya jangan pindah karena takut. Berserah aja ke Tuhan. Dia berikan firman Tuhan ke saya di Mazmur 13. Di situ Daud berserah dan percaya kepada Tuhan meskipun nggak tahu bakalan terjadi apa atas hidupnya.

    Mazmur 13:6
    "Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak
    karena penyelamatanMu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah
    berbuat baik kepadaku."

    Ah Chris memang lebih muda dari saya, tapi dalam banyak hal dia lebih dari saya. Soal iman, dia teguh sekali. Dia pernah bilang bahwa dia telah serahkan hidupnya dan masa depannya kepada Tuhan. Dia tidak takut. Di bawah ini Chris ingatkan saya satu lagu, liriknya indah sekali, sayang saya tidak tahu nadanya.

    Lord it was you who created the heaven
    Lord it was your hand who put the stars in their places...
    Lord it is your voice to come as the mourning
    Even ocean and their waves bowed at your feet

    Lord who am I
    Compared to your majesty
    Lord who am I
    Compared to your glory

    You have called me for your kingdom
    You are unashamed to call me your own

    I love you Lord with all my heart

    Saya akan cerita sedikit tentang Indonesian Relief Fund (IRF), pelayanannya terakhir, karena saya percaya ini penting sekali. Mungkin sudah mulai ada yang bosan membaca surat ini karena panjangnya. Please, bear with me.

    Kira-kira bulan Juni 1998, Chris pergi ke Boston utk commencement (wisuda) teman baiknya, Hendi. Di sana Tuhan memberikan beban kepada Chris untuk memulai suatu fundraising utk memberi makan orang-orang Indonesia yang kelaparan. Sepulangnya dari Boston, Chris mendiskusikan hal ini kepada Pastor Somy (gembala sidang setempat) dan para leader. Singkat kata, setelah mendapat persetujuan dari para pemimpin gereja, Chris dan teman-teman di IFGF Austin memulai fundraising tersebut yang diberi nama Indonesian Relief Fund. Team tersebut bernyanyi dan bersaksi tentang keadaan di Indonesia di gereja-gereja orang Amerika. Mereka membawa slide-slide ttg Indonesia. Banyak orang-orang Amerika tersebut tergugah hatinya dan menangis melihat keadaan Indonesia, betapa miskinnya negara kita ini. Ada yang memberi uang, ada yang memberi gandum yang kemudian dijual di Amerika kemudian uangnya dimasukan di IRF. Ada yang memberi obat-obatan. Ada juga yang menyediakan transportasi untuk membawa makanan dan obat-obatan.

    Chris itu memang sedari dulu hatinya penuh belas kasihan. Saya ingat suatu kejadian kurang lebih 2 tahun yang lalu di Lombok. Waktu itu kita sekeluarga sedang berlibur. Di suatu tempat, saya tidak ingat tepatnya di mana, ada seorang anak kecil yang miskin, pakaiannya compang-camping, dekil, mengikuti kita terus dan kemudian meminta sedekah kepada kami. Lalu Chris memberi dia uang. Banyak teman-teman anak itu yang melihat bahwa dia mendapat uang lalu bergerombol di dekat Chris, meminta uang juga. Lalu Chris dengan cerianya mulai mengeluarkan uang dari dompetnya dan membagi-bagikan utk anak-anak tersebut. Dia bilang begini,"Ini uangnya, dibagi-bagi ya. Jangan berantem." Saya sempat bilang sama Chris, "Koq kamu kayak sinterklas aja." Tapi dia bilang, "Nggak apa-apa koq, Nin (Ninin adalah nama panggilan saya), kasihan mereka." Itulah Chris. Dia tidak tega kalau lihat orang kesusahan. Apalagi sekarang ini, orang Indonesia yang kesusahan, yang nggak bisa makan itu banyak sekali. Kelaparan sudah ada di mana-mana. Banyak yang sudah tidak bisa makan 3 kali sehari. Pagi hanya makan ubi, malam makan nasi.

    Hati yang berbelas kasihan saja tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan tindakan. Chris selalu ingin menunjukkan kasihnya dengan perbuatan.

    1 Yohanes 3:18
    "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau lidah,
    tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran."

    Sebagaimana serius sich Chris mencari dana utk orang Indonesia yang kelaparan ini? Dalam salah satu e-mailnya Chris bilang tentang pelayanannya di IRF, "Saya cape tapi nggak apa-apaI want to reach millions of people in Indonesia so that they know about Jesus."

    Dari Chris saya banyak belajar tentang kasih. Chris melayani dan membantu orang Indonesia atas dasar kasih. Dia mengasihi orang Indonesia yang ironisnya memusuhi kita yang orang keturunan dan Kristen. Di sekitar kita rasa-rasanya sudah tidak ada kasih lagi. Kerusuhan dan penjarahan di mana-mana. Pemerkosaan. Gereja-gereja dibakar. Yang miskin memusuhi yang kaya. Tidak ada lagi kasih. Tapi Chris seakan-akan mengingatkan kita utk saling bermurah hati dan mengasihi musuh kita.

    Lukas 6: 27-36
    "Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
    mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang
    mencaci kamu .Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu,
    apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang
    yang mengasihi mereka.Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah
    baik kepada mereka . Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu
    adalah murah hati."

    Chris sering sekali mengingatkan saya utk berdoa bagi bangsa Indonesia. Saya percaya itu yang Tuhan mau kita lakukan. Berdoa. Berdoa. Berdoa. Indonesia akan dipulihkan dengan doa dan pelayanan kasih.

    Chris memang sudah tidak ada. Tapi bukan berarti pelayanan doadan kasihnya itu berhenti. Saya percaya, bersama Yesus, Chris sekarang ini sedang berdoa untuk orang Indonesia. Lalu bangaimana dengan pelayanannya Chris di bumi? Ada orang-orang yang diberi bagian memulai suatu pekerjaan, ada yang meneruskan, ada yang menyelesaikan. Mari kita berdoa untuk Indonesia, biar kasih Allah melanda Indonesia. Chris sudah memulai IRF, pencarian dana untuk orang yang kelaparan. Lalu siapa yang meneruskan? Ya, kita-kita ini. Sekiranya yang baca tulisan saya ini tergerak hatinya dan mau bermurah hati, IRF itu ada juga di Indonesia. Di Indonesia disebut 'Peduli Bagi Bangsa'. Untuk keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi:

    Indonesian Harvest Outreach
    Jln. Kaji 28
    Jakarta
    Telp: 021-633-1838
    Contact person: Bpk. Mulyadi Budianto

    Indonesian Harvest Outreach
    Bank Lippo
    Cabang Suryopranoto, Jakarta
    Account #: 503-30-30132-3
    (ditujukan utk Gerakan Peduli Bagi Bangsa)

    Di e-mail terakhirnya untuk saya, Chris bilang, "Jangan loyo, ini bukan waktunya. Tuhan sudah mau datang." Ya, saya mau lebih rajin lagi dalam melayani Tuhan. Saya mau supaya ada lagi Christopher-Christopher lainnya. Tolong bawa kesaksian hidup Chris ini ke orang-orang lain, supaya banyak orang termotivasi utk sungguh-sungguh di dalam Tuhan, melanjutkan pelayanan doa dan pelayanan kasihnya.

    Ah Chris, banyak sekali yang telah kaulakukan untuk saya, untuk keluarga kami, juga untuk semua orang Indonesia. Kau adalah pahlawan di hati saya.

    For everything that has happened to me, I give praise to God
    I will not question Him
    I know that He is beyond my understanding
    One thing I'm sure
    God is good to me always

    All glory and honor to our Lord Jesus Christ,

    Manda Liem Lembong
    Tekan disini Untuk lihat daftar isi


    Kuasa Doa (Kesaksian Mantan Peramal)

    Guys,

    I got this testimony from my friend, this is the reality of our God's awesome power! This story will show you how even a simple prayer can really mean bring miracle and life! Hope this will encourage us all to pray and believe in our prayer more!

    Jeremiah 33:3,
    "CALL to Me, and I will answer you, and I will tell you
    great and mighty things, which you do not know!"

    Revival in Boston!
    Bro Upiek

    ------------------------------------

    1. CARA MERAMAL NASIB
    Sekarang saya mau menerangkan bagaimana saya meramal nasib. Sewaktu pasien mendaftar dan tiba gilirannya untuk diramal maka pada saat pasien datang, saya dapat mengetahui persoalan apa yang terjadi yangmenyebabkan pasien tersebut mencari saya; baik itu masalah usaha, masalah rumah tangga dan lain-lain. Saya juga dapat mengetahui penyakit apa yang diderita oleh pasien tersebut atau penyakitnya mengharuskan dia dioperasi dan barapa kali dia sudah dioperasi saya dapat mengetahuinya. Lebih dari itu, anak-anaknya dengan tanda-tanda yang ada pada tubuhnya laki-laki atau perempuan, janda atau duda dan lain-lain, semuanya dapat saya ketahui. Sebenarnya itu bukan karena kehebatan saya, sebab cara saya meramal berasal dari ilmu keturunan nenek moyang saya, bukan karena mempelajari buku-buku. Sejak kecil saya sudah dilatih dengan sembahyang, puasa serta membaca manntra-mantra. Pada saat saya menghadapi pasien untuk diramal, sebenarnya roh yang pada pasien itulah yang telah memberitahu kepada roh yang mengikuti saya. Murid saya yang belum sepenuhnya luluspun sudah dapat disertai dengan roh yang dapat memberitahukan segala sesuatu kepadanya. Dengan adanya roh dari pasien yang memberitahukan kepada roh yang mengikuti saya, kemudian mamberikan firasat kepada saya, maka saya berani menyampaikan ramalan nasib pasien saya secara tepat.

    Lalu bagaimana saya yang memiliki latar belakang kehidupan yang sedemikian, dapat percaya kepada Tuhan Yesus, padahal sebelumnya saya sama sekali tidak dapat percaya kepada Tuhan Yesus. Menurut pendapat saya sebelumnya, Tuhan Yesus tidak sebangsa dengan saya, bagaimana Dia dapat membawa saya ke Sorga? Mimpipun tidak mungkin, pikir saya. Saya mengatakan, bahwa Alkitab adalah tulisan manusia, bukan secara langsung dijatuhkan dari langit. Namun ternyata saat ini saya dapat menjadi orang yang lebih percaya kepada Tuhan Yesus, lebih daripada sebagian orang-orang Kristen. Saya menjadi Kristen bukan melalui kesaksian Orang Kristen, bahkan seandainva ada yang menyodorkan 100 juta rupiah sekalipun supaya saya mau menjadi orang Kristen, saya akan menolaknya. Saya dapat percaya kepada Tuhan Yesus melalui satu proses yang panjang dari Tuhan sendiri.

    2. KENAPA SAYA DAPAT PERCAYA KEPADA TUHAN YESUS?
    Tgl. 01 Pebruari 1988 itulah titik awal di mana saya mulai percaya kepada Tuhan Yesus. Setiap manusia mamiliki cinta kasih dan melalui hal inilah saya dapat mengenal Tuhan Yesus. Cinta kasih yang akan saya paparkan di sini adalah cinta kasih antara suami istri. Pada tgl.23 Maret 1987 isteri saya telah meninggal dunia karena penyakit tidak nafsu makan. Meskipun saya seorang Sinshe, saya tidak pernah membuka resep untuk isteri saya, melainkan menghubungi Sinshe lain yang terkenal untuk membukakan resep untuk istri saya. Di rumah saya ada satu kamar yang keadaannya seperti layaknya sebuah kelenteng, 21 tahun yang lalu patung yang saya sembah itu dapat bergerak dan selama isteri saya sakit, saya menyembah kepada berhala-berhala itu. ternyata hasilnya tidak ada,demikian juga usaha-usaha saya yang lain bagi kesembuhan isteri saya. Terakhir isteri saya masuk rumah sakit, tetapi dokter tidak dapat menemukan penyakit apa yang diderita oleh istri saya. Hasil check up secara menyeluruhpun mengatakan bahwa isteri saya sehat, tidak ada sesuatu penyakit. Saat itu keadaan isteri saya setiap hari hanya dapat makan sebanyak dua (2) sendok, jika ditambah satu(l)sendok lagi dia akan muntah. Setelah menghadapi jalan buntu, isteri saya menyatakan bahwa dia menerima Tuhan Yesus dan percaya kepadaNya. Meskipun saya sama sekali tidak percaya kepada Tuhan Yesus, namun karena rasa cinta kasih saya kepada isteri, saya terpaksa mengijinkannya. Pada saat istri saya percaya kepada Tuhan Yesus, dia tidak didoakan oleh siapa-siapa, hanya seorang putra dan putri saya yang belum Kristen pada saat itu. Setelah didoakan, pada malam itu isteri saya dapat tidur dengan nyenyak. Keesokan harinya, ketika dia bangun, wajahnva begitu berseri-seri dan sejak itu setiap malam dia dapat tidur dengan tenang. Di lain pihak ternyata hal itu justru membuat saya tidak dapat tidur. Kenapa dapat tajadi hal yang demikian? Bayangkan, isteri saya sudah percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi di rumah saya masih penuh dengan berhala. Menurut ramalan saya dalam waktu 8-10 hari lagi istri saya akan pulang ke rumah dan situasi rumah yang demikian jelas akan merupakan satu persoalan untuknya. Sebagai orang yang percaya Tuhan Yesus, isteri saya akan mengucapkan "Haleluyah dan Puji Tuhan", sedangkan saya masih harus mengucapkan kata-kata untuk berhala. Perbedaan hidup yang demikian jelas akan mendatangkan suasana yang tidak baik.

    3. BERHALA-BERHALA DI RUMAH SAYA DIHANCURKAN.
    Segera saya mengumpulkan murid-murid saya untuk mengadakan rapat, tetapi mereka juga tidak dapat memberikan satu usul tepat sebagai jalan keluarnya. Namun karena rasa cinta kasih saya, segala macam berhala itu kemudian saya hancurkan, termasuk patung yang dapat bergerak dari zaman dinasti Ming tersebut. Kira-kira 6 jam sebelum isteri saya meninggal dunia, dokter baru dapat menemukan bahwa isteri saya terkena penyakit kanker usus yang sebelumnya kami mengira hanya wasir saja. Saat isteri saya meninggal dunia saya belum percaya kepada Tuhan Yesus, namun dikarenakan isteri saya sudah percaya kepada Tuhan Yesus, upacara kematiannya diadakan secara Kristen dan kemudian setiap malam hari diadakan kebaktian penghiburan di rumah untuk beberapa waktu saya terpaksa mengikuti berdoa di dalam nama Tuhan Yesus dan mendengarkan tentang perihal Tuhan Yesus yang menyelamatkan dan memberikan Sorga kepada orang yang percaya kepadaNya. Saya ingin sekali mengetahui di mana isteri saya, di Sorga atau di Neraka. Menurut kata orang-orang Kristen dan pendeta-pendeta, isteri saya ada di Sorga, tetapi bagaimana mereka dapat memberikan bukti kepada saya. Tidak ada orang yang pernah ke Sorga dan kembali serta memberitahukan kepada saya, bahwa isteri saya ada disana.

    4. MENGIKUTI SEMINAR PERTUMBUHAN GEREJA DI KOREA SELATAN
    Pada bulan Agustus 1987 di Korea Selatan diadakan Seminar Pertumbuhan Gereja bagi orang-orang Asia dan kami sekeluarga yang bejumlah 7 orang ikut mendaftarkan diri. Saya hanya mengikuti acara-acara tersebut, tetapi tidak mengikuti kebaktiannya. Banyak Gereja-gereja di Asia mengirimkan utusannya ke Korea tapi saya ikut datang ke sana hanya untuk mengetahui tentang Tuhan Yesus saja. Saya mempunyai 4 orang anak, seorang putra dan 3 orang putri. Putri saya yang sulung bisu tuli sama sekali tidak dapat mendengar meski ada bunyi petasan sekalipun. Putri sulung saya yang demikian juga saya ajak ke Korea. Kami juga pergi ke Bukit Doa di mana berduyun-duyun orang yang datang ke sana. Saat itu ada 163 orang dari Indonesia yang pergi ke sana termasuk saya sekeluarga. Di sana ada gua-gua untuk berdoa dan saya hanya sekedar mau tahu saja tentang gua-gua tsb. Saya sudah antri tetapi tidak pernah mendapat giliran. Di sana saya bertemu seorang penatua yang berasal dari Taiwan. Saya melihat dia berdoa untuk menyembuhkan orang-orang sakit tanpa mantera-mantera atau obat, hanya berdoa dalam nama Tuhan Yesus.Ada seseorang yang tangannya selisih panjang pendek, setelah didoakan dalam nama Tuhan Yesus, tangan yang pendek dapat menjulur keluar menjadi sama panjang.

    Saya juga adalah mantan pemain akrobat dan tukang sulap, tetapi apa yang saya lihat ini bukan sulapan. Kemudian saya meminta kepada penatua tersebut untuk menyembuhkan anak saya yang sulung. Dia menjawab bahwa dirinya tidak dapat menyembuhkan, yang diandalkan hanya kuasa dari Tuhan Yesus. Kesempatan inilah saya pergunakan untuk dapat melihat bagaimana kuasa Tuhan Yesus tersebut. Penatua itu meletakkan kedua jarinya da "Haleluyah" dan putri saya dapat mengikutinya meskipun dengan ucapan yang belum sepenuhnya tepat. Saat itu saya rasakan diri saya seperti orang udik yang pertama kali datang ke kota. saya merasakan kebesaran Tuhan Yesus.

    5. SAYA MULAI MERASAKAN KUASA TUHAN YESUS YANG HERAN
    Dari Korea saya kembali ke Indonesia mampir di Taiwan dan Hongkong. Biasanya setiap kali saya berada di Singapore atau Taiwan selalu didatangi banyak orang yang ingin diramal nasibnya, sehingga tidak dapat pergi ke mana-mana. Tetapi seat itu tidak ada yang mengetahui kedatangan saya di Taiwan sehingga saya dapat pergi ke tempat rekreasi Wu Lay. Ketika saya kembali dari tempat rekreasi tersebut, ternyata kaki saya menjadi bengkak, lebih besar dari sepatu saya. Dikarenakan jadwal penerbangan yang sudah diatur maka dari Taiwan saya mampir ke Hongkong dengan kaki yang bertambah bengkak lagi. Saya sempat berpikir jika demikian jangan-jangan saya harus menenteng sepatu saya sampai ke Indonesia. Oleh karena itu saya memanggil kedua putri saya untuk mendoakan saya. Setelah didoakan dalam nama Tuhan Yesus ternyata belum terlihat hasilnya, didoakan kedua kali juga belum tampak adanya perubahan, sehingga saya katakan biar sajalah, saya mau tidur saja tetapi keesokan harinya ketika saya bangun ternyata kaki saya sudah sembuh. Dengan penuh sukacita saya pulang ke Indonesia bukan dengan menenteng sepatu, tetapi memakai sepatu. Saat itu saya belum mau percaya juga kepada Tuhan Yesus dan sesampai di Indonesia saya teruskan pekejaan saya sebagai peramal nasib. Saat itu saya juga mengidap penyakit kencing manis dan tekanan darah tinggi kronis. Dengan keadaan tersebut saya ingin dapat mengetahui lebih jauh sampai dimana kuasa dari Tuhan Yesus. Saya sudah tidak mau makan obat lagi melainkan saya memanggil putra dan putri saya untuk mendoakan saya. Setelah berdoa saya pergi ke dokter untuk check up. Dokter menanyakan selama satu bulan saya tidak periksa itu telah berobat ke mana? Dokter terheran dengan hasil check up. Saya jawab, bahwa saya tidak berobat ke mana-mana. Dokter itu tidak percaya, tanpa berobat bagaimana mungkin penyakitnnya dapat sembuh dan normal seperti itu, baik kencing manis maupun tekanan darah saya sudah normal kembali. Dulu tekanan darah saya untuk turun menjadi 150 saja sulit, tetapi sekarang dapat menjadi 130 - 85. Hal itu semakin membuat saya tahu bahwa ada kuasa yang besar di balik doa . Saya mau tidak mau harus mengakui kebesaran Tuhan Yesus, tetapi saya belum dapat percaya sepenuhnya kepadaNya, masalahnya adalah terletak pada pekerjaan saya sebagai peramal yang dengan begitu mudah dapat menghasilkan uang. Saat itu dalam sehari saja dapat memperoleh hasil 500-600 ribu rupiah padahal tanpa modal. Jika saya harus percaya kepada Tuhan Yesus, jelas pekerjaan saya tersebut harus saya tinggalkan dan saya tidak dapat mencari uang. Posisi saya memang terjepit, sehingga saya memilih untuk tetap menjadi peramal nasib. Dan satu hal yang aneh ternyata juga banyak orang Kristen yang mau diramal nasibnya. Hal itu saya ketahui sebab sepulangnya saya dari Korea saya membeli 100 buah Alkitab dan setiap pasien yang datang kepada saya, saya berikan sebuah Alkitab, di antara mereka ada yang menyatakan, bahwa dirinya sudah memiliki Alkitab, berarti mereka adalah orang Kristen, mereka percaya kepada Tuhan Yesus. Ketika saya menanyakan kepadanya apakah Tuhan Yesus tidak menolong? Dia menjawab, bahwa dulu Tuhan Yesus menolong, tetapi sekarang tidak. Saya menasehati mereka, bahwa mereka pasti ada sesuatu kesalahan dan saya anjurkan segera kembali sungguh-sungguh datang kepada Tuhan . Saya bersaksi kepadanva bahwa saya yang paling tidak percaya, ternyata Tuhan Yesus masih mau menolong saya. Saat itu ramalan saya semakin terkenal, banyak juga orang-orang Kristen yang mau tahu, karena ada peramal yang membagikan Alkitab. Mereka menyatakan, bahwa di dunia ini sayalah satu-satunya peramal yang demikian.

    6. SEKARANG SAYA BERTOBAT SUNGGUH-SUNGGUH
    Untuk mengakhiri kesaksian saya, pada tgl. 01 Pebruari 1988 pukul 01.00 barulah saya percaya kepada Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh. Hari itu saya selesai melihat dua Hong Sui dan yang terakhir di Pondok Indah, suatu tempat yang begitu luas baik tanah dan bangunannya. Ketika tiba di sana, hujan turun dengan lebatnya, sehingga saya kesulitan untuk turun dari mobil. Saya membawa kompas, tetapi dari dalam mobil jarum penunjuk tidak dapat menunjuk dengan tepat,sehingga saya terpaksa turun dengan payung untuk melihat tempat tersebut. Sepulangnya dari sana, kira-kira sudah jam 20.00, setelah makan lalu tidur karena badan terasa sudah kurang enak. Tengah malam saya terbangun dengan pernafasan yang tidak lancar alias sesak. Sebagai seorang Sinshe saya tahu bahwa ini merupakan gangguan jantung. Rasanya saya sudah tidak tahan, udara yang keluar terasa lebih banyak dari yang saya hirup dan dengan situasi yang demikian, saya sadari dalam waktu 5-10 menit saya akan meninggal dunia. Di saat yang demikian, saya teringat kuasa doa dan mulailah saya berlutut di atas tempat tidur, berdoa kepada Tuhan Yesus supaya melalukan masa kritis tersebut. sehingga saya dapat melihat hari esok. Setelah "Amin" ternyata hasilnya tidak ada,bahkan pernafasan saya terasa bertambah sesak. Saya mengulangi lagi dengan berlutut dan berdoa kepada Tuhan Yesus dan Amin lagi, ternyata hasilnya juga tidak ada. Hati saya menjadi sedemikian sesak dan menurut perhitungan, sisa waktu tinggal kira-kira dua menit lagi. Waktu yang pendek itulah yang akan menentukan saya masih dapat hidup atau harus meninggalkan dunia ini. Dalam keadaan demikian untuk kembali menyembah berhala pada saat seperti itu sudah tidak memungkinkan , sebab semua berhala sudah tidak ada lagi, sehingga satu-satunya jalan adalah saya harus kembali berlutut dan berdoa kepada Tuhan Yesus. Situasi sudah sedemikian gawat, saya tidak hanya berdoa supaya disembuhkan, bahkan saya berjanji jika saya disembuhkan saya mau percaya dan menurut kepada Tuhan Yesus, bersaksi dan melayani Tuhan Yesus, meninggalkan segala profesi lama saya. Saat itu saya yakin, bahwa Tuhan Yesus hadir di depan saya. Seperti biasanya saya mengakhiri doa dengan kata "Amin",tetapi heran saya, baru mengucapkan kata "A", belum sampai "MIN", pernapasan saya sudah lancar dan sembuh secara sempurna. Rasanya tubuh saya begitu segar seperti menjadi muda kembali dan saya dapat merasakan sukacita besar yang belum pernah saya alami selama 61 tahun saya hidup di dunia ini. Sejak saat itulah saya betul-betul percaya kepada Tuhan Yesus. Saya adalah orang yang berpegang teguh kepada janji, sebab itu saya juga menepati janji saya kepada Tuhan Yesus. Tgl. 01 April 1988 saya mengumumkan, bahwa praktek meramal nasib, serta Hong Sui saya tutup meskipun masih banyak orang yang minta diramal, bahkan yang dari Taiwan, Singapore atau Malaysia. Tuhan mengasihi semua manusia, tetapi sayang hanya sedikit yang mau mengasihi Tuhan Yesus. Saya merasa sangat berhutang kepada Tuhan Yesus yang begitu mengasihi saya dan saya ingin dapat membalas kasihNya. Saya himbau Anda, kenalilah Tuhan Yesus Kristus, Percaya dan terimalah Dia dengan bulat hati. Percayalah kepadaNya senantiasa dengan 100% jangan 99%, maka hidup Anda diselamatkan, disembuhkan, diPulihkan di Dunia maupun di Sorga. Kiranya melalui kesaksian ini, ini dapat berguna bagi Anda dalam menguatkan iman semua saudara seiman. AMIN.

    Yohanes 3:16
    "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,sehingga Ia
    telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang
    percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal".

    Yohanes 14:6
    Kata Yesus kepadanya:"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
    Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak
    melalui Aku".

    Ibrani 2: 3-4
    "Bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan
    keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan
    dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara
    yang dapat dipercayai sedangkan Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh
    tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai
    penyataan kekuasaan dan oleh Roh Kudus, yang dibagi-bagikanNya
    menurut kehendakNya".

    Ibrani 4:17b
    "Pada hari ini, iika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu!"

    Kisah Para Rasul 4:12
    "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga
    selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nam2-21-5247442 (Direct)
    Fax : ++62-21-5205187
    e-mail : Tjong.Shielie@oen.siemens.co.id
    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    666 Global Cashless Society

    Saat ini Amerika Serikat sudah mencapai 95% Cashless. Penelitian menunjukkan bawah kurang dari 5% pemakaian uang dolar kertas dan koin, dari total jumlah nilai uang yang beredar. Artinyaadalah bahwa 95% dari perputaran uang masyarakat Amerika dilakukan dengan atau melalui surat-surat berharga dan kartu-kartu kredit, dan hanya 5% dari seluruh nilai transaksi yang menggunakan uang Cash untuk membeli dan menjual.

    Kitak Wahyu menjelaskan bahwa akan terjadi pemakaian tanda "666" yang ditempelkan dibawah kulit tangan kanan atau di dahi, agar setiap manusia yang hidup didalam kerajaan dunia Antikris akan mudah dikontrol. Dan ditahun-tahun terkahir ini para ilmuwan untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, mengembangkan teknologi "Bio-chip Micro Computer", komputer berukuran super kecil, untuk ditanamkan pada lokasi tangan kanan atau dahi manusia (penelitian menunjukkan kedua lokasi tersebut merupakan tempat yang paling ideal untuk menanaman Bio-chip).

    Pada dasarnya, komputer mikro ini mampu menyimpan informasi data sebesar lebih dari 5 Gigabytes. Kemampuan data memori sebesar itu adalah sama dengan 30 set lengkap buku Encyclopaedia Britanica. Dan yang mengejutkan adalah bahwa ukuran Microchip itu hanya sebesar sebutir beras, yang dapat di "suntikan" dibawah kulit manusia. Semua data-data identitas, riwayat hidup, dan juga pemasukan/pengeluaran uang atau transaksi bisnis, tercatat dengan lengkap, dan dapat terbaca oleh "Scanners Electronic". Majalah "Business Week", edisi 3 Juni 1996, melaporkan bahwa "Mastercard International" sedang mencoba "Smart Card", sejenis kartu bank yang mempunyai Chip komputer berisi identitas dan sidik jari, yang dapat berfungsi sebagai kartu kredit/debet. Alat Scanner Electronic kemudianakan mengidentifikasikan sidak jari pemilik kartu kepada bank yang dituju dan membandingkannya dengan data identitas yang tersimpan di bank yang bersangkutan. Itu 3 tahun yang lalu.

    Apa yang kita lihat disini dalah upaya kita untuk mengenali penyimpanan yang ada, yang menuju kepada suatu sistem dari suatu rezim ekonomi akhir zaman. Suatu sistem yang mempunyai sifat universal - Masyarakat Tanpa Uang Tunai - yang dijalankan dengan tanda-tanda pengenal melalui mekanisme pasar "pembelian dan penjualan".

    Pusati dari sistem ini akan dikuasai dan dikendali oleh seorang penguasa dunia yang baru, yang masih akan hadir, demi terciptanya ketertiban politik, ekonomi dan agama dunia. Sudah dapat diduga, bahwa suatu jaringan lepas akan dikoordinasikan kemunculannya oleh Konfederasi Eropa Serikat, dan mereka akan mempromosikan konsesus internasionalism melalui penggunaan angaka "666" secara luas dan menyebar.

    Puji Tuhan, bahwa Allah telah membuat kitab Wahyu bersifat progresif. Walaupun kita melihat sesuatu melalui kaca yang gelap, namun kita tetap melihat sesuatu. Dan semakin lama semakin jelas penglihatan kita, semakin nyata bahwa kita saat ini sedang bergerak cepat ketitik akhir dari pada zaman ini. Titik-titik atau noda-noda sebesar debu yang kita lihat tahun-tahun yang lalu, berubah menjadi pilar-pilar besar dari suatu sistem yang diterapkan Iblis atas dunia ini, sistem jahat yang terencana secara brilian, sistem 666.

    Rasul Yohanes telah diijinkan Tuhan untuk mengenali sistem perdagangan tanpa uang tunai, sejak 1900 tahun yang lalu, dan memberitaknnya kepada kita semua. Yaitu pada saat dimana semua transakasi bisnis dilakukan melalui suatu "tanda pengenal" dan angka-angka. Tanda pengenalnya adalah "Bio-chip Micro Computer", dan angkanya adalah 666. Kombinasi keduanya merupakan bagian yang utuh dari sistem ekonomi Antikris, istilah lain untuk sistem pemerintahan dunia yang sudah ditakdirkan untuk mengakhiri zaman ini dengan berkuasanya suatu rezim totaliter selama tujunh masa, minggu ke 70-nya nubuatan Daniel.

    Global Cashless Society, sebagai bagian dari sistem 666, hanya akan dapat diwujudkan oleh adanya teknologi abad 21. Kedua-duanya akan bergabung untuk menghasilkan sejarah diktator baru yang akan menguasai seluruh dunia untuk pertama kalinya, yang dengan keberanian dan kekuasaannya itu akan menuntut kesetiaan secara menyeluruh dari setiap manusia dimuka bumi ini.

    John Wicklein, dalam bukunya: Electronic Nightmare, membuat pernyataan sebagai berikut: "Teknologi baru akan memungkinkan sebuah sistem, dimana sebuah pemerintahan Internasional akan mampu menyerap semua informasi yang diperlukan dari semua orang, untuk dapat mengendalikan kehidupan mereka".

    Begitu semua "pembelian dan penjualan" disahkan untuk tidak lagi dengan uang tunai, pada saat itulah suatu sistem perekonomian yang baru diterima sah dan diberlakukan universal, sistem ekonomi 666. Semua transakasi bisnis tidak ada hubungannya lagi dengan uang, tetapi akan dijalankan dengan memakai tanda pengenal. Dan sistem ini akan memaksakan semua orang untuk memiliki tanda pengenal, semua orang akan terpakas memilikinya.

    Salah satu cara orang Kristen mengenali tanda akhir zaman ini adalah dengan cara mempelajari jalannya kehidupan perkenomian dunia. Pada saat kita menemukan kegiatn-kegiatan pereknomian meningkat begitu pesat kearah sistem yang tidak menggunakan uang tunai, segera temukanlah adanya penggunaan angka "666", karena sistem pemerintahan terkahir yang akan memerintah dunia ini sebelum kedatangan Kristua yang kedua kali, adalah sistem Cashless Money dalam perdagangan.

    Saat inipun, didalam transaksi-transaksi binis, penjualan saham, bahkan pembayaran gaji pegawaipun tidak lagi menggunakan uang tunai, tetapi memalui transfer bank, cheque, giro, dan sebagainya. Sebenarnya inilah bagian dari sistem 666 tersebut pada mulanya, diterapkan secara bertahap sejak sekitar 30 tahun yang lalu. Membuat orang menjadi biasa, dan tidak menentang pada saat kemunculan sistem ini dipaksakan secara universal.

    Sungguh kita akan dibuat cukup terkejut bila faktanya di Amerika Serikat saat ini, dari seluruh total nilai uang beredar, sudah mencapai 95% Cashless, yaitu apabila anda mengerti dan mengenali sistem 666. Sudah begitu dekatnya kedatangan Kristus kembali, tanda-tandanya semakin nyata.

    Disadur dari Bulletin Akhir Zaman

    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    Kesaksian Pendek
    Saya ingin menyaksikan suatu kesaksian pendek yang terjadi pada diri saya. Awal bulan Juli'99 saya bersama beberapa teman SMA berangkat ke Bandung untuk sekedar refreshing dan bertemu teman lama(eks.SMA). Pada hari pertama di Bandung dilalui dengan baik-baik saja, everything is okay. Hari kedua kami berkunjung beberapa tempat wisata di Bandung hinggal malam. Memang pada hari kedua ini saya merasakan lelah hingga pada malamnya saya merasakan tidak enak badan(demam), semakin malam badan saya terasa panas sekali. Dalam hati saya berkata, jauh-jauh ke Bandung bukannya buat refreshing tapi kok sakit. Saya biasanya membawa obat umum untuk jaga-jaga kalau sakit, tetapi kali ini saya lupa untuk membawanya. Terlintas dalam benak pikiran saya, sering kali saya mendengarkan kesaksian anak-anak Tuhan bahwa mereka disembuhkan oleh Tuhan hanya dengan IMAN. Saya meng-Amin-kan semua kesaksian itu, pada saat itu saya merasakan, saya harus meminta kesembuhan dari padaNya. Lalu saya berdoa singkat saja, "Tuhan saya percaya dengan IMAN bahwa Engkau dapat menyembuhkan demam ini, Tuhan saya berjanji saya akan bersaksi melalui kesembuhan ini, Amin" Memang saya harus melewati tidur yang kurang nyaman semalaman, tapi keesokan paginya, saya merasakan tubuh yang sehat kembali. Saya percaya Tuhan ada campur tangan dalam kesembuhan saya ini, I thank You Jesus.....
    Eddie

    Tekan disini Untuk lihat daftar isi

    Kembali ke Halaman utama

  • 1